Langsung ke konten utama

Era Digital Perkuat Urgensi Ilmu Kesejahteraan Sosial, FUD UIN Surakarta Segera Hadirkan Prodi S1 Kesejahteraan Sosial

UIN Surakarta - Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menghadirkan workshop akademik yang relevan dengan tantangan zaman. Kegiatan tersebut digelar pada 13 Mei 2026 di Aula FUD UIN Surakarta. Workshop ini mengangkat tema “Kesejahteraan Sosial sebagai Ilmu dan Urgensinya di Era Digital”. Kegiatan diikuti pekerja sosial Kota Surakarta dan sekitarnya. Selain itu, dosen di lingkungan FUD turut hadir dalam forum ilmiah tersebut. Acara dibuka langsung oleh Prof. Dr. H. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag. selaku Wakil Rektor I UIN Surakarta. Kemudian, sambutan juga disampaikan oleh Dr. Kholilurrohman, M.Si.. Sementara itu, jalannya diskusi dimoderatori oleh Mei Candra Mahardika, M.A.


Workshop ini menjadi ruang dialog penting bagi akademisi dan praktisi sosial. Pembahasan difokuskan pada penguatan ilmu kesejahteraan sosial di tengah perubahan digital yang cepat. Selain itu, peserta diajak memahami bahwa kesejahteraan sosial bukan sekadar konsep bantuan sosial. Namun, kesejahteraan sosial merupakan disiplin ilmu yang menyentuh pembangunan manusia secara menyeluruh. Dalam forum tersebut dijelaskan bahwa pembangunan sosial harus berorientasi pada kualitas hidup masyarakat. Oleh sebab itu, penguatan komunitas dan perlindungan sosial perlu terus dikembangkan. Tidak hanya itu, kebijakan inklusif juga dinilai sangat penting pada era digital. Sebab, transformasi teknologi menghadirkan tantangan sosial yang semakin kompleks. Materi yang disampaikan menempatkan individu sebagai pusat pembangunan sosial. Dengan demikian, keluarga, komunitas, institusi, dan negara harus saling mendukung. Pendekatan tersebut diyakini mampu menciptakan kesejahteraan yang adil dan berkelanjutan.


Melalui workshop ini, urgensi pembukaan Program Studi Kesejahteraan Sosial semakin ditegaskan. Program tersebut dinilai penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Selain itu, lulusan diharapkan memiliki kemampuan akademik sekaligus praktik sosial yang kuat. Dengan demikian, tantangan masyarakat digital dapat dihadapi secara lebih efektif. Kegiatan ini juga memperkuat komitmen UIN Raden Mas Said Surakarta dalam mendukung pembangunan masyarakat inklusif. Tidak hanya akademik, penguatan aspek kemanusiaan juga terus dikembangkan. Melalui workshop tersebut, sinergi antara kampus dan masyarakat semakin diperkuat. Oleh karena itu, kontribusi perguruan tinggi terhadap persoalan sosial diharapkan semakin nyata